Rabu, 14 September 2016
Melayani-melayani Lebih Sungguh
Janganlah
hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah
Tuhan." Roma 12:11
Foto edisi bersama Senior, Kakanda Anitha Emma Sihombing, S.Pd
Di
hari-hari ini banyak orang percaya yang mengalami kesuaman terhadap perkara-perkara
rohani. Salah satu contohnya adalah dalam hal pelayanan atau melayani pekerjaan
Tuhan. Awal-awalnya kita begitu antusias dan menggebu-gebu melayani Tuhan,
lambat laun semangat itu luntur dan kerajinan kita pun mulai kendor. Banyak hal
yang menjadi penyebabnya, di antaranya: kecewa dengan hamba Tuhan atau rekan
sepelayanan, merasa kurang dihargai, rasa malas, capai ada masalah berat atau
kita mulai disibukkan deng-an pekerjaan, hobi dan aktivitas-aktivitas luar
lainnya.
Bagaimana
kita? Janganlah goyah saat kita menghadapi berbagai pencobaan yang ada. Kalau
kita menyerah kalah pada keadaan, Iblis akan bersorak sorai mentertawakan kita.
Ketahuilah: tidak ada kemuliaan tanpa salib, tidak ada kemenangan tanpa
perjuangan. Mari kita menjaga komitmen untuk melayani Tuhan sampai akhir hidup
kita.
Semakin
kita setia melayani Tuhan, semakin kita dipercaya olehNya untuk melakukan
perkara-perkara besar, walaupun kita harus mengawalinya dari perkara-perkara
kecil!
Tinggi
Iman-Ilmu-Pengabdian
Ut
Omnes Unum Sint
Dari:
Civitas GMKI FT-Unimed
Senin, 12 September 2016
RENUNGAN PAGI- 1 KORINTUS 12:12, "Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing anggotanya."
Belajar dan berdiskusi-Civitas GMKI FT-Unimed
Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus
(1 Korintus 12:12-14.27-31a)
"Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing
anggotanya."
Saudara-saudara, sebagaimana tubuh itu satu, meskipun
anggotanya banyak, dan semua anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu
tubuh saja, demikian pula Kristus. Sebab kita semua telah dibaptis dalam satu
Roh menjadi satu tubuh, dan juga diberi minum dari satu Roh, entah kita orang
Yahudi, entah bukan Yahudi, entah budak, entah orang merdeka. Sebab tubuh tidak
terdiri atas satu anggota saja, tetapi atas banyak anggota. Kalian semua adalah
tubuh Kristus, dan masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menentukan
beberapa orang di dalam jemaat; pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi,
ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya Ia menentukan mereka yang mendapat kurnia
untuk mengadakan mukjizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin,
dan untuk berbicara dalam bahasa roh. Adakah mereka semua rasul, atau nabi,
atau pengajar? Adakah semua mendapat karunia untuk mengadakan mukjizat, atau
untuk menyembuhkan, atau untuk berbicara dalam bahasa roh, atau untuk
menafsirkan bahasa roh? Maka berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang
utama.
Demikianlah sabda Tuhan
Yesus mudah tergerak oleh belas kasihan. Ia tahu apa yang
sungguh dibutuhkan oleh janda itu. Ia tidak hanya menghiburnya, tetapi juga
membangkitkan anaknya.
SANG KEPALA GERAKAN MEMBERKATI..
SALAM TRIPANJI..
Ut Omnes Unum Sint
#renunganpagi
Sabtu, 03 September 2016
HASIL KOMISI I SIDANG KOMISI KONGRES GMKI XXXV
Foto : Arena Kongres
HASIL KOMISI I SIDANG KOMISI KONGRES GMKI XXXV
1.
Matra Perguruan Tinggi : Peraturan pemerintah mengenai organisasi Ekstra Kampus yang tidak diperbolehkan masuk kampus.
2.
Matra Masyarakat :
a.
Membuat pusat studi dimasing – masing cabang sesuai keilmuwan masing – masing kader di cabang.
b.
Mendorong
GMKI untuk aktif dalam melakukan kampanye anti Korupsi
c.
mengkawal isu pelanggaran HAM, dampak aktivitas Freeport,
pembukaan lahan kelapa sawit yang merusak Hutan dan Transmigrasi.
d.
Kebebasan mengeluarkan pendapat yang belum demokrasi
-
menyikapi isu Kebebasan Beribadah ataupun toleransi.
e.
Menyikapi Ormas yang radikal
3.
Penatalayanan
sumber-sumber keuangan :
-
Membuat
master Plan GMKI untuk 10 tahun
-
Membuat
Dana mandiri GMKI
4.
BAB. IV Strategi :
-
mengoptimalkan potensi – potensi cabang se- tanah Air
untuk memperkuat posisi tawar Organisasi.
5.
D. Garis – garis Besar Program Aksi Pelayanan
-
point B : perlu dibentuk forum aksi dan kelompok – kelompok pelayanan di tingkat pusat hingga cabang / wilayah khusus kemaritiman.
-
Keterlibatan
GMKI dalam dunia kemasyarakatan.
6.
Point e dihapus dan diganti dengan : Mendorong aksi partisipasi GMKI baik
local maupun nasional
di tiga medan layan sehingga dapat diturunkan dalam program.
7.
Melakukan aksi Nasional untuk menyikapi bencana Alam
8.
Melancarkan tugas GMKI
9.
bidang penelitian dan pengembangan : Merekomendasikan hasil penelitian /temuan cabang untuk di tindaklanjuti guna pengembangan cabang, pusat dan pemerintah.
10.
Pendidikan
Kader bagian2c penerbitan buku panduan penelaahan Alkitab yang kreatif,
inovatif dan berkelanjutan sehingga menjadi acuan pelaksanaan PA cabang – cabang GMKI.
f. menstrategikan pengejawantahan sistem pendukung PDSPK
yang konstruktif dan membantu setiap cabang.
11.
Penelitian
: Merumuskandan mengkaji hasil penelitian untuk diuraikan dalam master plan
12.
Point
5 bab. V proses kaderisasi di GMKI dapat di implementasikan untuk memenuhi kebutuhan pembinaan anggota sesuai dengan standard kompetensi kader yang dimaksud dalam PDSPK tahun 2006.
13.
Arah startegi.
Ut Omnes Unum Sint
Langganan:
Postingan (Atom)







