Rabu, 14 September 2016

FOTO PROFIL FACEBOOK DAN TWITTER #mari_berGMKI

Di era digital saat ini ber-sosial media hampir menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Baik itu sekedar saja hingga keharusan. Mengontrol-memberdayakan untuk hal positif tentu menjadi manfaat yang baik.
Tak bisa dipungkiri, saat ini, media sosial juga menjadi sarana yang ampuh untuk memasarkan ide dan gagasan serta berbagai jasa dan produk apapun. Dengan penggunaan media sosial sebagai kanal memasarkan ide dan gagasan, jasa dan produk, keuntungan yang didapat lebih banyak dibandingkan melalui cara pemasaran yang konvensional. Dalam penggunaan foto profil media sosial bertagar #mariberGMKI ini misalnya.
Ada beberapa tahapan yang harus anda lakukan terlebih dahulu. Pertama, buka dulu media sosial yang anda miliki. Entah itu facebook atau pun twitter. Lalu, bukalah link  http://twibbon.com/support/ayobergmki-uous
Akan muncul tampilan seperti ini >>

Selanjutnya, Pilih foto profil mana yang akan diganti dari media sosial yang anda miliki, baik facebook atau pun twitter. Setelah tahapan itu sudah anda lewati, maka silahkan ganti foto profil anda dengan bingkai terbaru yang telah berisi tagar #mariberGMKI



Semoga bisa bermanfaat dengan positif

Bernata Manalu/Ketua GMKI FT Unimed 


GMKI FT Unimed






Melayani-melayani Lebih Sungguh


Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." Roma 12:11



Foto edisi bersama Senior, Kakanda Anitha Emma Sihombing, S.Pd

Di hari-hari ini banyak orang percaya yang mengalami kesuaman terhadap perkara-perkara rohani. Salah satu contohnya adalah dalam hal pelayanan atau melayani pekerjaan Tuhan. Awal-awalnya kita begitu antusias dan menggebu-gebu melayani Tuhan, lambat laun semangat itu luntur dan kerajinan kita pun mulai kendor. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, di antaranya: kecewa dengan hamba Tuhan atau rekan sepelayanan, merasa kurang dihargai, rasa malas, capai ada masalah berat atau kita mulai disibukkan deng-an pekerjaan, hobi dan aktivitas-aktivitas luar lainnya.
Bagaimana kita? Janganlah goyah saat kita menghadapi berbagai pencobaan yang ada. Kalau kita menyerah kalah pada keadaan, Iblis akan bersorak sorai mentertawakan kita. Ketahuilah: tidak ada kemuliaan tanpa salib, tidak ada kemenangan tanpa perjuangan. Mari kita menjaga komitmen untuk melayani Tuhan sampai akhir hidup kita.


Semakin kita setia melayani Tuhan, semakin kita dipercaya olehNya untuk melakukan perkara-perkara besar, walaupun kita harus mengawalinya dari perkara-perkara kecil!


Tinggi Iman-Ilmu-Pengabdian
Ut Omnes Unum Sint


Dari: Civitas GMKI FT-Unimed

Senin, 12 September 2016

RENUNGAN PAGI- 1 KORINTUS 12:12, "Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing anggotanya."




Belajar dan berdiskusi-Civitas GMKI FT-Unimed

Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus

(1 Korintus 12:12-14.27-31a)
 
"Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing anggotanya."
Saudara-saudara, sebagaimana tubuh itu satu, meskipun anggotanya banyak, dan semua anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh saja, demikian pula Kristus. Sebab kita semua telah dibaptis dalam satu Roh menjadi satu tubuh, dan juga diberi minum dari satu Roh, entah kita orang Yahudi, entah bukan Yahudi, entah budak, entah orang merdeka. Sebab tubuh tidak terdiri atas satu anggota saja, tetapi atas banyak anggota. Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menentukan beberapa orang di dalam jemaat; pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya Ia menentukan mereka yang mendapat kurnia untuk mengadakan mukjizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berbicara dalam bahasa roh. Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah semua mendapat karunia untuk mengadakan mukjizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berbicara dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? Maka berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang utama.
Demikianlah sabda Tuhan
Yesus mudah tergerak oleh belas kasihan. Ia tahu apa yang sungguh dibutuhkan oleh janda itu. Ia tidak hanya menghiburnya, tetapi juga membangkitkan anaknya. 

SANG KEPALA GERAKAN MEMBERKATI..
SALAM TRIPANJI..
Ut Omnes Unum Sint
#renunganpagi